Lifestyle

Kenali Ciri-Ciri Wanita Hormon Tinggi Estrogen dan Testosterone

Ciri wanita Hormon Tinggi
Source: Thorne.com

Seorang wanita dapat dikatakan memiliki ciri-ciri wanita hormon tinggi jika memiliki kadar hormon testosterone dan estrogen yang terlalu banyak. Menurut medis, jumlah hormon testosterone dan estrogen yang tidak seimbang disebabkan oleh beberapa faktor seperti efek samping obat-obatan tertentu, kegemukan, hingga adanya penyakit tertentu.

Lalu, bagaimanakah ciri-ciri fisik maupun non fisik pada wanita yang memiliki kadar hormon yang tinggi? Untuk lebih jelasnya, silahkan menyimak ulasan selengkapnya lewat artikel berikut.

Baca Juga: 8 Cara Mengecilkan Paha Tanpa Harus Keluar Rumah

Ciri-Ciri Wanita Hormon Tinggi Testosterone

Kebanyakan wanita yang memiliki peningkatan hormon testosterone dapat dikenali dari ciri-ciri fisik tubuhnya.  Berikut merupakan ciri-ciri yang terdapat pada wanita yang memiliki kadar testosterone yang cukup tinggi:

  • Kelebihan rambut

Umumnya, tubuh wanita akan dipenuhi oleh rambut atau bulu-bulu halus terutama pada bagian wajahnya.

  • Mengalami Kerontokan

Kebanyakan wanita juga bisa menunjukkan gejala fisik berupa kerontokan hingga kebotakan.

  • Berjerawat

Kadar hormon testosterone yang cukup tinggi bisa menimbulkan jerawat pada wajah.

  • Perubahan Ukuran Payudara

Umumnya, ukuran payudara akan lebih mengecil.

  • Perubahan Pada Suara

Suara akan semakin berat atau dalam.

Selain dari segi fisik, hormon testosterone yang tinggi pada wanita juga bisa menyebabkan beberapa hal berikut:

  • Periode menstruasi yang tidak teratur
  • Libido rendah
  • Suasana hati yang tidak teratur

Ciri-Ciri Wanita Hormon Tinggi Esterogen

Para wanita juga bisa mengalami hormone esterogen yang tinggi, berikut adalah ciri-ciri fisiknya:

  • Bentuk perut yang membesar karena kembung berlebih
  • Sering terjadi nyeri pada payudara
  • Adanya benjolan fibrokistik di payudara
  • Mengalami kerontokan pada rambut
  • Penambahan berat badan
  • Tangan dan kaki menjadi dingin

Selain mengalami perubahan fisik, ciri-ciri wanita hormon tinggi esterogen juga bisa menyebabkan beberapa hal berikut ini:

  • Gairah seks menjadi menurun
  • Haid tidak teratur
  • Terjadinya gejala sindrom pramenstruasi
  • Suasana hati yang tak menentu
  • Sakit kepala berlebihan
  • Mengalami serangan panik dan cemas
  • Sering mengantuk
  • Mudah lelah
  • Mengalami masalah memori

Bahaya Hormon Tinggi

Kadar hormon estrogen yang meningkat bisa menyebabkan beberapa resiko kesehatan pada wanita seperti resiko kanker payudara serta kanker ovarium. Dilansir dari American Cancer Society atau ACS, peningkatan hormon estrogen juga bisa menjadi penyebab terjadinya resiko kanker endometrium.

Tak hanya kanker, kadar estrogen tinggi juga bisa membuat wanita beresiko mengalami pembekuan darah, disfungsi tiroid hingga resiko stroke. Gejala-gejala yang disebabkan pun bermacam-macam, mulai dari kelelahan hingga penurunan berat badan yang sangat drastis.

Baca Juga: 5 Sumber Makanan yang Mengandung Karbohidrat Untuk Kamu yang Menjalani Diet

Adapun hormon testosterone tinggi bisa menyebabkan beragam kompilasi pada kehamilan hingga PCOS.  Selain itu, wanita yang memiliki kadar testosterone yang semakin meningkat juga bisa mengalami obesitas dan infertilitas.

Tindakan Medis

Beberapa ahli medis akan menyarankan untuk melakukan tes darah untuk memeriksa kadar hormon jika Anda memang menunjukkan gejala estrogen tinggi. Lewat uji laboratorium ini maka akan diketahui apakah Anda mengidap kadar estrogen yang tinggi atau terlalu rendah. Umumnya, kadar estrogen pada darah diukur dengan menggunakan pictogram per mimiliter (pg/ml).

Hormon estrogen pada wanita sendiri terdiri atas tiga jenis yaitu estradiol, estriol dan estron. Estradiol merupakan hormone seks utama yang terdapat pada setiap wanita. Sedangkan estriol dan estrone adalah hormon seks wanita minor. Hormon estriol pada wanita hamil umumnya sangat sulit untuk dideteksi.

Jika Anda mengalami ciri-ciri wanita hormon tinggi seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, maka segeralah melakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat. Umumnya, dokter akan melakukan tindakan medis berupa pemeriksaan fisik terlebih dahulu berdasarkan gejala yang diamatinya. Setelah itu, dokter biasanya akan melakukan tes tambahan jika mendapati gejala hormon tinggi pada tubuh pasien.

Dokter biasanya juga akan langsung menyarankan untuk melakukan tes testosterone jika Anda memiliki gejala yang tampak tidak normal. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tinggi kadar hormon testosterone di dalam darah.

Pada proses pemeriksaan ini, dokter akan mengambil sebagian sample darah Anda. Biasanya, tes ini juga dilakukan saat pagi hari ketika kadar testosterone berada pada level yang paling tinggi. Sebelum melakukan tes, pihak medis juga akan meminta Anda untuk berhenti mengkonsumsi obat-obatan terlebih dahulu karena pengaruh obat-obatan tersebut bisa mempengaruhi hasil tes nantinya.

Jika Anda memang merasa memiliki gejala atau ciri-ciri wanita hormon tinggi ini maka tak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan sedini mungkin. Segeralah mengunjungi rumah sakit terdekat atau berkonsultasi pada dokter pribadi Anda.

Related posts